Cara Kerja Protokol UID di IDCHAIN
Konsep Dasar
Protokol UID (Universal Identifier) di IDCHAIN adalah sistem identifikasi berbasis blockchain yang memungkinkan pembuatan, pengelolaan, dan verifikasi identitas digital secara aman dan efisien. UID memanfaatkan standar Decentralized Identifier (DID) dari W3C, yang memastikan interoperabilitas dan keandalan di berbagai platform.
Prinsip Utama Protokol DID
- Kedaulatan Pengguna
Pengguna memiliki kendali penuh atas identitas mereka, termasuk siapa yang dapat mengakses data dan untuk tujuan apa. - Keamanan Tinggi
Dengan menggunakan algoritma enkripsi canggih seperti Blake2b, Protokol UID menjamin integritas dan keamanan data identitas. - Interoperabilitas
Mendukung standar W3C Decentralized Identifier (DID), protokol ini memastikan UID dapat digunakan di berbagai platform dan aplikasi digital. - Transparansi dan Akuntabilitas
Semua perubahan atau akses terhadap data UID dicatat di blockchain IDCHAIN, memberikan jejak digital yang tidak dapat diubah.
Penjelasan Diagram:
-
Pengguna Meminta Pembuatan UID:
Pengguna, melalui aplikasi seperti e.id, meminta pembuatan UID baru. Proses ini dimulai ketika pengguna mendaftarkan identitasnya untuk tujuan tertentu. -
Verifikasi Identitas oleh Penerbit (Aplikasi e.id)
Informasi identitas pengguna diverifikasi oleh penerbit (aplikasi e.id) yang dapat berupa lembaga yang dipercaya. Proses verifikasi ini bisa termasuk KYC (Know Your Customer). - Pembuatan UID dan Penyimpanan di IDCHAIN:
Setelah proses verifikasi berhasil, Issuer akan membuat UID unik untuk pengguna. UID ini menggunakan standar DID dan kemudian disimpan di blockchain IDCHAIN untuk menjamin integritas dan keamanan data. - UID Tersedia untuk Pengguna Melalui e.id:
Setelah pembuatan UID selesai, UID disimpan dalam aplikasi e.id dengan bantuan wallet e.id atau aplikasi pihak ketiga yang digunakan oleh pengguna. Pengguna kini memiliki kontrol penuh atas identitas digitalnya. - Penggunaan UID untuk Akses Layanan:
Pengguna dapat menggunakan UID mereka untuk mengakses layanan yang memerlukan identifikasi, seperti layanan keuangan atau pemerintah. UID dapat diserahkan ke pihak ketiga untuk diverifikasi. - Proses Verifikasi oleh Verifier:
Verifier (pihak yang memverifikasi identitas) menerima UID dan memverifikasi validitasnya melalui blockchain IDCHAIN. Proses ini melibatkan pencocokan UID dengan catatan yang ada di blockchain untuk memastikan keaslian identitas. - Hasil Verifikasi:
Verifier memberikan hasil verifikasi kepada pengguna atau pihak yang meminta. Jika verifikasi berhasil, layanan dapat diakses. Jika gagal, pengguna diminta untuk melakukan langkah-langkah lain.
Komponen Utama
Protokol UID terdiri dari beberapa komponen kunci yang saling berinteraksi untuk mendukung pengelolaan identitas digital:
-
UID Subject
- Entitas (individu atau organisasi) yang diidentifikasi oleh UID.
- Contoh: Seorang pengguna layanan keuangan yang memerlukan verifikasi identitas.
-
UID Controller
- Entitas yang bertanggung jawab untuk membuat, mengelola, dan memperbarui UID.
- Contoh: Lembaga pemerintah atau aplikasi e.id.
-
UID Document
- Dokumen berformat JSON-LD yang menyimpan metadata UID, seperti kunci publik dan informasi relasi.
- Dokumen ini berfungsi sebagai "paspor digital" yang memuat informasi tentang UID Subject.
-
Verifiable Credential (VC)
- Bukti digital yang dapat diverifikasi untuk mendukung klaim tertentu (misalnya, keanggotaan organisasi atau lisensi kerja).
- Disimpan di blockchain untuk memastikan keamanan dan transparansi.
-
e.id Wallet
- Dompet digital yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan mengelola UID serta kredensial mereka.
- Alat utama bagi pengguna untuk berinteraksi dengan protokol UID.
Penjelasan Diagram:
-
UID Subject (Subjek UID)
Deskripsi: Entitas (individu atau organisasi) yang diidentifikasi oleh UID. -
UID Controller (Pengendali UID)
Entitas yang bertanggung jawab untuk membuat, mengelola, dan memperbarui UID. -
UID Document (Dokumen UID)
Dokumen berformat JSON-LD yang menyimpan informasi terkait UID, termasuk metadata dan hubungan dengan entitas lain. -
Verifiable Credential (Blockchain IDCHAIN)
Blockchain IDCHAIN yang berfungsi sebagai registri data terverifikasi untuk UID. Blockchain memastikan bahwa UID dapat diverifikasi oleh pihak ketiga tanpa mengungkapkan detail sensitif. -
e.id Wallet (Dompet Digital)
Dompet digital yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan mengelola UID serta kredensial mereka.
Alur Kerja Protokol UID
Protokol UID mencakup berbagai langkah mulai dari pembuatan hingga verifikasi UID. Berikut adalah alur kerja lengkapnya:
-
Pembuatan UID
- Pengguna (UID Subject) memulai proses dengan mengajukan permintaan pembuatan UID melalui aplikasi seperti e.id.
- Informasi yang dimasukkan pengguna, seperti nama atau data identitas lainnya, diverifikasi oleh UID Controller.
-
Verifikasi Data oleh UID Controller
- UID Controller memverifikasi keaslian data pengguna. Proses ini dapat melibatkan pemeriksaan dokumen atau metode otentikasi lainnya.
- Jika verifikasi berhasil, UID Controller membuat UID unik berdasarkan informasi pengguna.
-
Pencatatan UID di Blockchain
- UID yang telah dibuat dicatat di blockchain IDCHAIN. Proses ini memastikan bahwa UID tidak dapat diubah (immutable) dan transparan untuk diverifikasi.
-
Distribusi UID
- Setelah UID tercatat di blockchain, UID tersebut didistribusikan kembali ke pengguna melalui aplikasi seperti e.id dengan bantuan e.id Wallet.
- Pengguna kini memiliki kontrol penuh atas UID mereka.
- Penggunaan UID untuk Verifikasi
- Pengguna dapat menggunakan UID untuk mengakses layanan yang memerlukan verifikasi identitas, seperti bank, layanan publik, atau platform e-commerce.
-
Proses Verifikasi oleh Verifier
- Verifier (pihak yang memverifikasi identitas) memeriksa UID pengguna melalui blockchain untuk memastikan keaslian dan validitasnya.
- Jika valid, Verifier memberikan persetujuan, dan pengguna dapat mengakses layanan.
-
Hasil Verifikasi
- Verifier memberikan hasil verifikasi kepada pengguna atau pihak yang meminta verifikasi. Jika verifikasi gagal, pengguna diminta untuk memperbarui data atau menyelesaikan langkah tambahan.
Langkah Mendapatkan UID
Proses mendapatkan UID (Universal Identifier) di IDCHAIN melibatkan beberapa langkah sederhana, yang dirancang agar dapat diakses oleh pengguna awam maupun teknis. Berikut langkah-langkahnya:
-
Pendaftaran Pengguna melalui e.id
- Pengguna memulai dengan membuat akun di aplikasi e.id.
- Informasi dasar yang diperlukan meliputi nama, email, dan identifikasi tambahan sesuai kebutuhan aplikasi.
-
Verifikasi Identitas oleh UID Controller
- UID Controller menerima data pengguna dan melakukan verifikasi
- Proses ini mencakup pemeriksaan dokumen identitas atau metode otentikasi lainnya seperti KYC (Know Your Customer).
- Jika data pengguna valid, proses dilanjutkan ke langkah berikutnya.
-
Pembuatan UID di Blockchain IDChain
- Setelah verifikasi berhasil, UID Controller membuat UID unik untuk pengguna menggunakan algoritma hashing seperti Blake2b.
- UID yang dihasilkan kemudian dicatat di blockchain IDChain untuk memastikan keamanan dan transparansi.
-
Distribusi UID ke Pengguna
- UID yang telah dicatat di blockchain akan didistribusikan kembali ke pengguna melalui aplikasi e.id Wallet.
- Pengguna kini memiliki kontrol penuh atas UID mereka dan dapat menggunakannya untuk keperluan identitas digital.
-
Penggunaan UID
- Pengguna dapat menggunakan UID mereka untuk mengakses layanan digital, memverifikasi identitas, atau membuktikan klaim tertentu.
Penjelasan Flowchart:
-
Pendaftaran Pengguna melalui e.id atau Aplikasi Pihak Ketiga
- Pengguna memulai proses dengan melakukan pendaftaran melalui e.id atau aplikasi pihak ketiga yang terintegrasi dengan IDCHAIN. Pada tahap ini, pengguna memasukkan informasi dasar seperti nama, email, dan data lain yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan aplikasi.
-
Pembuatan UID oleh UID Controller
- Setelah verifikasi berhasil, UID Controller akan membuat UID yang unik untuk pengguna. Proses ini dilakukan dengan menggunakan algoritma hash berbasis kriptografi untuk memastikan keunikan UID.
-
Pencatatan UID di Blockchain IDCHAIN
- UID yang telah dibuat kemudian dicatat di blockchain IDCHAIN. Pencatatan ini memastikan bahwa UID aman dan tidak dapat diubah, sehingga menjaga integritas dan transparansi identitas digital pengguna.
-
Distribusi UID ke Pengguna melalui e.id Wallet
- Setelah UID tercatat di blockchain, UID tersebut didistribusikan kepada pengguna melalui e.id Wallet. Pengguna kemudian memiliki kontrol penuh atas UID mereka, yang disimpan dalam dompet digital.
-
Pengguna Mengakses UID melalui e.id Wallet
- Pengguna kini dapat mengakses UID mereka melalui e.id Wallet. UID dapat digunakan untuk verifikasi identitas atau keperluan lainnya, misalnya mengakses layanan digital yang memerlukan autentikasi.
Langkah Membuat UID Document Schema
Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan oleh UID Controller untuk membuat UID Document Schema, dimulai dari pembuatan UID hingga proses verifikasi oleh blockchain IDCHAIN.
Penjelasan Flowchart:
-
Pembuatan UID oleh UID Controller
- Deskripsi: UID Controller memulai proses dengan membuat UID unik untuk pengguna. UID ini digunakan sebagai pengenal utama dalam IDCHAIN.
- Diagram Visual: Kotak "UID Controller" terhubung dengan panah menuju "Pembuatan UID", yang menunjukkan bahwa langkah pertama adalah pembuatan UID.
-
Definisi UID Document Schema
- Deskripsi: Setelah UID dibuat, UID Controller mendefinisikan UID Document Schema. Schema ini berisi kebutuhan dan struktur metadata yang diinginkan oleh UID Controller, seperti informasi dasar identitas, relasi dengan entitas lain, dan detail UID.
- Diagram Visual: Panah dari "Pembuatan UID" menuju "Definisi UID Document Schema", menunjukkan langkah untuk mendefinisikan struktur metadata.
-
Pengiriman UID Document Schema ke Blockchain untuk Verifikasi
- Deskripsi: UID Controller mengirimkan UID Document Schema ke blockchain IDCHAIN untuk diverifikasi. Proses verifikasi memastikan apakah schema sudah pernah dibuat sebelumnya dan apakah UID Controller memiliki hak untuk membuat skema tersebut.
- Diagram Visual: Panah dari "Definisi UID Document Schema" menuju "Blockchain IDCHAIN", menunjukkan pengiriman schema untuk proses verifikasi.
-
Verifikasi dan Pencatatan UID Document Schema oleh Blockchain
- Deskripsi: Blockchain IDCHAIN melakukan verifikasi atas UID Document Schema. Blockchain memeriksa apakah schema tersebut sudah pernah dibuat dan apakah UID Controller berhak membuat schema ini. Jika verifikasi berhasil, schema langsung dicatat di blockchain. Setelah tersimpan, UID Document URL otomatis terbentuk, yang memungkinkan akses dan referensi di kemudian hari.
- Diagram Visual: Kotak "Blockchain IDCHAIN" terhubung dengan "Verifikasi UID Schema" yang berlanjut dengan pencatatan otomatis. Tidak ada proses manual untuk pembentukan UID URL, karena URL otomatis muncul sebagai hasil dari pencatatan.
Langkah Mendapatkan Verifieble Credential
Berikut langkah-langkah yang diperlukan untuk mendapatkan Verifiable Credential (VC). VC berfungsi sebagai bukti digital yang dapat digunakan oleh pengguna untuk membuktikan identitas mereka tanpa mengungkapkan data pribadi berlebih.
Penjelasan Diagram:
-
Permintaan Verifiable Credential melalui e.id
- Deskripsi: Setelah permintaan diterima oleh e.id, permintaan tersebut diteruskan ke UID Controller. e.id berfungsi sebagai penghubung antara pengguna dan sistem UID untuk memastikan permintaan diteruskan ke entitas yang dapat memprosesnya.
- Visual Gambar: Panah dari e.id menuju UID Controller menunjukkan pengiriman permintaan untuk diproses.
-
Verifikasi Data oleh UID Controller
- Deskripsi: UID Controller menerima permintaan VC dan melakukan verifikasi data pengguna. Pada tahap ini, UID Controller mungkin meminta pengguna untuk memberikan data tambahan yang diperlukan untuk proses verifikasi. Hal ini sering kali melibatkan proses KYC (Know Your Customer) untuk memastikan keaslian informasi yang disediakan.
- Diagram Visual: Panah "Permintaan Data" dari UID Controller menuju e.id menunjukkan bahwa UID Controller meminta data tambahan untuk verifikasi. Panah "Memberikan Data" kembali dari e.id ke UID Controller menunjukkan bahwa pengguna memberikan data yang diminta.
-
Pencatatan Verifiable Credential di Blockchain IDCHAIN
- Deskripsi: Setelah verifikasi data berhasil dilakukan oleh UID Controller, Verifiable Credential (VC) dicatat di Blockchain IDCHAIN. Pencatatan ini memastikan bahwa VC aman, terdesentralisasi, dan dapat diverifikasi oleh pihak ketiga tanpa mengubah data.
- Visual Gambar: Panah dari UID Controller menuju Blockchain IDCHAIN menunjukkan pencatatan VC di blockchain.
-
Distribusi Verifiable Credential melalui e.id Wallet
- Deskripsi: Setelah VC berhasil dicatat, UID Controller mengirimkan VC tersebut kembali ke e.id, yang kemudian mendistribusikannya ke e.id Wallet pengguna. Dengan demikian, pengguna memiliki akses penuh ke VC yang dapat mereka gunakan untuk berbagai tujuan, seperti membuktikan identitas atau klaim tertentu.
- Diagram Visual: Panah dari UID Controller menuju e.id, dan kemudian dari e.id menuju e.id Wallet, menunjukkan distribusi VC kepada pengguna.
Integrasi dengan Aplikasi
Protokol UID memungkinkan integrasi yang mudah dengan berbagai aplikasi melalui API dan SDK yang disediakan oleh IDCHAIN. Berikut adalah langkah-langkah integrasinya:
-
Gunakan API UID
- Pembuatan UID: Endpoint untuk membuat UID baru berdasarkan data pengguna.
- Verifikasi UID: Endpoint untuk memvalidasi UID yang ada.
- Pembaruan UID: Endpoint untuk memperbarui metadata UID.
-
Registrasi API Key
- Pengembang harus mendaftar dan mendapatkan kunci API untuk mengakses IDCHAIN.
- Kunci ini digunakan untuk mengautentikasi semua permintaan ke sistem.
-
Menggunakan SDK IDCHAIN
- IDCHAIN menyediakan SDK untuk mempermudah pengembang dalam mengintegrasikan Protokol UID ke aplikasi mereka.
- SDK ini mencakup fungsi seperti pembuatan UID, pengelolaan Verifiable Credential, dan verifikasi identitas.
-
Keamanan Data
- Semua koneksi API menggunakan TLS untuk memastikan data tidak bocor selama transmisi.
- Data sensitif pengguna dilindungi dengan enkripsi end-to-end.
Penjelasan Diagram:
-
Aplikasi Pihak Ketiga
- Deskripsi: Aplikasi ini adalah entitas yang ingin memanfaatkan Protokol UID, seperti layanan keuangan, pemerintah, atau layanan digital lainnya. Mereka membutuhkan verifikasi identitas pengguna untuk memberikan akses layanan.
- Relasi:
- Aplikasi Pihak Ketiga → API IDCHAIN: Aplikasi pihak ketiga mengirimkan permintaan untuk verifikasi atau akses UID melalui API IDCHAIN.
- Aplikasi Pihak Ketiga → SDK IDCHAIN: SDK disediakan untuk mempermudah proses integrasi ke dalam aplikasi tanpa perlu memahami detail teknis blockchain.
-
API IDCHAIN
- Deskripsi: API ini adalah antarmuka yang memungkinkan aplikasi pihak ketiga berkomunikasi dengan sistem IDCHAIN. API menerima permintaan terkait UID dari aplikasi pihak ketiga dan berinteraksi dengan komponen lain untuk menyelesaikan permintaan tersebut.
- Relasi:
- API IDCHAIN → Blockchain IDCHAIN: mencatat UID Document ke blockchain IDCHAIN untuk menjaga keasliannya.
-
Blockchain IDCHAIN
- Deskripsi: Blockchain IDCHAIN adalah tempat di mana UID dan UID Document disimpan secara permanen. Blockchain menjamin keamanan, integritas, dan transparansi dari identitas yang disimpan.
- Relasi:
- Blockchain IDCHAIN → UID Document: UID Document disimpan di blockchain untuk memastikan tidak dapat diubah (immutable) dan dapat diverifikasi.
- Blockchain IDCHAIN → Verifiable Credential: UID Document juga digunakan untuk membuat Verifiable Credential (VC), yang dapat diverifikasi oleh pihak ketiga.
-
SDK IDCHAIN
- Deskripsi: SDK ini disediakan untuk membantu pengembang aplikasi pihak ketiga dalam mengintegrasikan Protokol UID tanpa perlu memahami detail teknis dari blockchain IDCHAIN.
- Relasi:
- Aplikasi Pihak Ketiga → SDK IDCHAIN: SDK memungkinkan aplikasi pihak ketiga mengakses fungsi-fungsi utama UID dengan cara yang lebih sederhana dan efisien.
-
e.id Wallet
- Deskripsi: e.id Wallet adalah alat yang memungkinkan pengguna untuk mengelola UID dan Verifiable Credential mereka. Pengguna dapat memeriksa identitas dan menggunakan UID mereka dengan mudah melalui aplikasi ini.
- Relasi:
- e.id Wallet → UID Subject: e.id Wallet adalah antarmuka utama bagi UID Subject untuk mengakses, memverifikasi, dan mengelola identitas digital mereka.
- e.id Wallet → Verifier: Pengguna juga dapat menggunakan e.id Wallet untuk membagikan Verifiable Credential kepada Verifier untuk tujuan verifikasi.
- e.id → Blockchain IDCHAIN: melakukan permintaan data yang berhubungan UID Dokumen dan Verifiable Credential terkait dengan wallet dari pengguna.
Panduan Penggunaan UID di IDCHAIN
UID di IDCHAIN dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan identitas digital, mulai dari verifikasi hingga transaksi. Berikut contoh penggunaannya:
-
Verifikasi Identitas:
- Aplikasi pihak ketiga dapat meminta pengguna untuk memberikan UID mereka.
- Sistem akan memverifikasi UID menggunakan blockchain untuk memastikan keasliannya.
-
Transaksi Aman:
- UID dapat digunakan sebagai pengenal unik dalam transaksi yang memerlukan identifikasi pengguna.
-
Akses Layanan Digital:
- Dengan UID, pengguna dapat masuk ke berbagai platform digital tanpa perlu menggunakan kata sandi.
-
Verifiable Credential:
- UID dikombinasikan dengan VC memungkinkan pengguna untuk membuktikan klaim tertentu, seperti keanggotaan atau sertifikasi, tanpa mengungkapkan informasi pribadi.